Ini deskripsi berbagai macam skala nyeri untuk mengukur Rasa Sakit

Penilaian Skala Nyeri

Rasa sakit atau nyeri yang di alami tentu menjadi sumber rasa tidak nyaman. penggunaan skala nyeri untuk menilai kondisi kesehatan pasien perlu dilakukan. Untuk menentukan tindakan selanjutnya dan gejala nyeri bisa segera hilang.









Kamu musti ketahui eragai metode penilaian skala nyeri yang bisa kamu gunakan. Dengan begitu, keluhan nyeri atau sakit yang pasien alami dapat di deteksi dengan baik. Yuk, kita urai leih lanjut berikut ini.

“Skala nyeri dipakai untuk menilai rasa nyeri atau sakit seseorang. Terdapat berbagai macam metode penilaian skala nyeri, yanga akan di bcoa di jabarkan dalam artikel kali ini.”

Mengenal Jenis Skala Nyeri

Skala nyeri digunakan oleh tim medis untuk menilai sakit atau nyeri. Menggunakan pilihan metode skala nyeri, dengan metode tersebut dapat memberikan gamaran dan memastikan tingkat nyeri yang dialami, mulai dari ringan hingga berat.

Ketika memilih salah satu jenis skala nyeri, biasanya ditentukan dari beberapa kondisi pasien, seperti:

Usia atau kemampuan pasien melihat angka.

Kemampuan kognitif.

Dibawah ini berbagai motode skala nyeri :

1. Unidimensional Scales

Unidimensional Scale merupakan cara sederhana untuk menilai intensitas nyeri. Dalam aplikasinya motode ini mengukur rasa ntyeri atau sakit dengan menggunakan kata, gambar, atau descriptor.

Ini dia unidimensional scales tersebut: 

Numeric Rating Scale

Numeric Rating Scale paling umum dipakai dalam menilai rasa nyeri atau sakit. Metode ini menggunakan angka 0 hingga 10.





Angka 0 menunjukkan tidak adanya rasa sakit atau nyeri.

Angka 1 – 3 menunjukkan rasa sakit atau nyeri ringan

Angka 4 – 6 menunjukkan rasa sakit atau nyeri sedang

Angka 7 – 10 menunjukkan rasa sakit atau nyeri berat

Penilaian ini digunakan sebelum dan atau sesudah perawatan dan pengobatan.

2. Visual Analog Scale (VAS)

VAS digambarkan dengan garis lurus yang sepanjang 10 cm. Pada sisi kiri terdapat keterangan tidak sakit, sedangkan sisi kanan terdapat keterangan rasa nyeri yang sangat berat.

Pasien akan diminta memberikan tanda pada skala untuk menggambarkan rasa nyeri yang dialami. Kemudian, kita mengukur tanda yang diberikan pada angka skala nyeri.

3. Categorical Scales

Categorical Scale mirip seperti VAS, namun pada garis lurus terdapat kata-kata untuk menggambarkan rasa nyeri yang dialami. Pada sisi kiri ke kanan akan terdapat tulisan, “ringan”, “tidak nyaman”, “mengerikan”, “buruk sekali”. Lalu kita minta pasien memberi tanda pada salah satu tulisan/kata yang menggambarkan sakit atau nyeri yang di rasakan.







Baca juga skala nyeri untuk anak dengan metode FLACC

4. Multidimensional Tools

Mulitidimensional dinilai cukup efektif. Berikut ini jenis skala multidimensional tools, seperti:

Alat Penilaian Nyeri Awal

Dipakai untuk evaluasi terhadap rasa nyeri atau sakit yang dialami. Penilaian ini dilakukan dengan bertanya langsung tentang rasa nyeri atau sakit yang dialami. 

Nilai juga cara pasien mengungkapkan rasa sakitnya dan bagaimana rasa nyeri tersebut dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Berikan selembar kertas agar pasien bisa menandai lokasi nyeri serta memberikan penilaian terhadap nyeri yang dialami.

Brief Pain Inventory (BPI)

Brief Pain Inventory (BPI) digunakan untuk menilai nyeri dengan memberikan serangkaian pertanyaan untuk membahas rasa nyeri yang dialami selama 24 jam terakhir.










McGill Pain Questionnaire (MPQ)

Skala nyeri ini dalam bentuk form kuesioner. Dengan begitu pasien bisa menuliskan kata-kata yang menggambarkan rasa nyeri atau sakit yang dirasakan.

Itulah beberapa macam metode skala nyeri dan sering digunakan untuk menilai rasa nyeri. Semoga bermanfaat serta dapat menjadi bahan belajar bersama

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2022. Pain Scale.

Medical News Today. Diakses pada 2022. Pain Scale Types: Benefits and Limitations.


Ini dia Penjelasan Tanda-tanda Vital Normal




Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url