Penilaian Skala Nyeri untuk Pasien dalam Perawatan

Menilai rasa sakit merupakan hal penting dalam mengukur tingkat nyeri seseorang. berbagai alat ukur skala nyeri digunakan untuk menggambarkan dan mengukur intensitas nyeri yang dialami oleh pasien. Melalui dari ekspresi verbal dan ekspresi wajah, kita dapat memahami sejauh mana seseorang merasakan nyeri.

Penilaian Skala Nyeri untuk Pasien dalam Perawatan

Ekspresi verbal dan ekspresi wajah dimaksudkan di sini adalah penggunaan variasi kata-kata atau deskripsi seseorang untuk menggambarkan sensasi rasa nyeri mereka.


Misalnya, seseorang mungkin menggunakan kata-kata seperti "terbakar", "menusuk", "tajam", atau "nyeri" untuk mendeskripsikan rasa sakitnya. Warna verbal ini memberikan petunjuk kepada penyedia layanan kesehatan tentang jenis dan intensitas nyeri yang dialami oleh individu tersebut.


Selain itu, ekspresi wajah juga dapat memberikan gambaran kuat tentang tingkat nyeri seseorang. Saat merasakan rasa sakit, otot-otot wajah sering kali tegang atau mengalami kontraksi, dan hal ini terlihat melalui perubahan pada ekspresi wajah. 


Misalnya, kerutan dahi, mulut terkatup erat, atau mata tertutup erat menunjukkan tingkat nyeri yang lebih tinggi.


Penilaian Skala Nyeri

Dalam skala nyeri verbal, tingkat nyeri biasanya dijelaskan dengan skala numerik atau pemetaan kata-kata terhadap angka. Misalnya, skala 0-10, di mana 0 menunjukkan tidak ada nyeri sedangkan 10 menunjukkan nyeri yang sangat parah. 


Pasien diminta untuk memilih angka atau kata yang paling tepat dengan derajat nyeri mereka. Penggunaan penilaian skala nyeri sangat membantu tenaga medis dalam mengidentifikasi dan mengelola rasa sakit pasien secara lebih efektif. Perolehan informasi dari penilaian skala nyeri seperti ekspresi verbal dan ekspresi wajah dapat membantu dalam ketepatan proses asuhan keperawatan dan  pengobatan, menentukan kesesuaian dosis obat, serta memberikan perawatan yang lebih baik kepada pasien.


Dalam kesimpulannya, Penilaian skala nyeri merupakan metode penting dalam mengukur nyeri untuk memahami derajat intensitas nyeri yang rasakan. Kombinasi antara penggunaan keberagam kata-kata deskriptif  dan perubahan ekspresi wajah. Memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang nyeri yang dirasakan oleh individu tersebut. 


Dengan pemahaman lebih baik tentang tingkat nyeri pasien, penyedia layanan kesehatan dapat memberikan perawatan yang lebih efektif dan nyaman.


Kebenaran, penilaian skala nyeri dilakukan untuk pasien dari segala rentang usia, termasuk anak-anak hingga lansia. Dan untuk pasien dengan keterbatasan berkomunikasi. Jenis skala nyeri dirancang untuk memonitor tingkat rasa nyeri.


Terdapat berbagai metode penilaian skala nyeri yang bisa diterapkan dalam asuhan keperawatan, dalam menentukan menentukan diagnosis maupun menyusun planing perawatan.


misalkan penilaian Wong-Baker FACES Pain Rating Scale adalah metode penilaian dengan memperhatikan ekspresi wajah mampu memeri nilai skala nyeri. dan masih banyak lagi metode yang dapat di gunakan untuk menilai skala nyeri pasien


Jenis Skala Nyeri Dan Cara Menghitungnya

Jenis skala nyeri berikut ini merupakan pengukuran paling umum digunakan dalam asuhan keperawatan selama proses perawatan. Beberapa jenis skala nyeri punya kesesuaian dan ketepatan untuk usia tertentu. Dan biasanya, perawat dapat menerapkan berbagai jenis skala nyeri untuk mendukung proses asuhan. Dikutip dari berbagai literasi,  jenis skala nyeri yang dipakai untuk penilaian derajat nyeri, berikut ini.


1. Numerical Rating Scale (NRS)

NRS adalah cara mengukur Rating Scale dengan angka. pasien akan diminta menunjukkan nilai 0-10. Kemudian perawat dapat menginterpretasi rating scale yang sesuai. Pelajari lebih di sini.

Numerical Rating Scale


2. Skala Nyeri Wajah Wong-baker

Wong-baker scale adalah cara penilaian pain scale dengan memperhatikan wajah pasien, dan mencocokannya dengan gambar wajah pada alat ukur wong-baker. Di sana akan di dapat nilai nyeri yang di rasakan pasien. Pelajari lebih di sini.

Skala Nyeri Wajah Wong-baker



3. Flacc Scale

FLACC adalah pain scale untuk digunakan pada pasien anak.  metode ini digunakan dengan melihat dan memperhatikan Raut wajah, Ketegangan kaki atau relaksasi, Aktivitas (diam atau menggeliat karena nyeri), Menangis, Consolability (apakah dapat dihibur/ditenangkan). metode ini akan memerikan skala nyeri yang di alami. Pelajari lebih di sini.

Flacc Scale



4. Skala Nyeri Cries

Cries adalah pain scale untuk digunakan didasarkan pada pengamatan dan pengukuran objektif. Di setiap kategori:

Peringkat 0 berarti tidak menunjukkan tanda-tanda sakit.
Peringkat 2 berarti  menunjukkan tanda-tanda rasa sakit yang luar biasa.

Skala Nyeri Cries



5. Skala Nyeri Comfort

Comfort adalah pain scale untuk digunakan untuk pasien dengan ke tidak mampu menggambarkan rasa sakit yang diderita. Penggunaannya dapat di terapkan pada anak-anak, orang dewasa dengan gangguan kognitif, atau dalam pengaruh obat sedasi. Pelajari lebih di sini.

Skala Nyeri Comfort



6. Brief pain inventory (BPI)

BPI merupakan pain scale untuk digunakan melalui kuesioner. Skala nyeri Brief pain inventory memiliki 15 kuesioner sebagai metode pengumpul data nyeri yang di alami pasien dalam rentan 24 jam terakhir.

Brief pain inventory



7. Color Analog Scale

Color Analog Scale adalah alat penilaian pain scale nyeri yang dibangun di atas pola Visual Analog Scale.

Skala analog warna digunakan pada anak-anak dan pada pasien dengan kognisi yang buruk seperti penyakit Alzheimer.

Color Analog Scale



8. Skala Nyeri Mankoski

Mankoski adalah pain scale ini menggunakan angka dan deskripsi spesifik nyeri untuk memastikan dan memahami nyeri. Skala nyeri Mankoski dikembangkan untuk menggambarkan pengalaman subyektif nyeri dalam istilah yang lebih konkret dan dengan demikian mungkin menghilangkan beberapa bias persepsi. 

Skala ini pernah di teliti pada nyeri kronis di kalangan veteran oleh George Francis McMahon III California State University, Northern California Consortium Doctor of Nursing Practice

Skala Nyeri Mankoski



9. McGill pain questionnaire (MPQ)

MPQI adalah pain scale yang digunakan melalui kuesioner. Untuk mengevaluasi skala nyeri seseorang dengan peruahan nyeri yang signifikan. MPQ dikembangkan oleh Dr. Melzack di Universitas McGill  Montreal Kanada. Pelajari lebih disini. Metode ini dapat dipakai untuk memonitor rasa sakit/ nyeri dari waktu ke waktu dan menilai efektivitas intervensi yang telah berikan.

McGill pain questionnaire



10. Descriptor Differential Scale (DSS) 

Diferensial Deskriptor Intensitas Nyeri adalah pain scale yang menerapkan prinsip psikofisik untuk pengukuran nyeri klinis. Terdapat 12 poin deskriptor pada tiap penilaian dimensi nyeri. Untuk setiap poin, pasien menunjukkan rasa sakit mereka lalu di samakan nilainya dengan yang tersirat. seberapa nilai nyeri pada skala grafis 10 poin.


Metode ini memungkinkan pengumpulan berbagai respons, mengurangi kesalahan pengukuran, dan menilai baik derajat nyeri maupun konsistensi.

Descriptor Differential Scale


dalam penelitian yang di lakukan oleh Richard H. Gracely, Donna M. Kwilosz, Sembilan puluh satu pasien menyelesaikan intensitas sensorik dan bentuk ketidak nyamanan dari DDS pada 1 dan 2 jam setelah pencabutan bedah molar ketiga bawah.


Hasil menunjukkan bahwa DDS memenuhi kriteria psikometrik standar untuk reliabilitas, objektivitas, dan homogenitas item. Koefisien yang ditemukan memenuhi kriteria psikometrik standar dan membaik setelah penghapusan profil yang tidak konsisten.


Faktor Yang Mempengaruhi Penilaian Skala Nyeri

Seubah penelitian dilakukan oleh Metha Kemala Rahayu, dkk, 2019 Jakarta. dengan responden pasien anak-anak yang mendapatkan tindakan invasif. faktor reaksi nyeri tersebut terbagi empat kategori yaitu : reaksi emosi dan menghindar masing-masing sebesar 28%, reaksi melindungi sebanyak 23%, dan reaksi tenang sebanyak 21%.


Karakteristik anak pada penelitian tersebut antara lain usia anak, rata-rata berada pada usia prasekolah, sebagian besar berjenis kelamin laki-laki, jumlah anak dengan perilaku takut sama dengan jumlah anak yang tidak takut, sebagian besar berada pada tipe temperamen lambat memanas, dan sebagian besar responden pernah mengalami nyeri sebelumnya.


Pelajari lebih lanjut di Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik.

Itu dia jenis-jenis skala nyeri, mungkin dapat diterapkan. Tidak satu jenis skala nyeri memiliki tingkat ideal yang paling sempurna atau dianggap lebih baik dari yang lain. Karena untuk setiap situasi memiliki keunikan tersendiri dalam menentukan skala nyeri. 


Silakan gunakan berbagai metode di atas dan sesuaikan dengan kondisi pasien dalam penerapannya untuk mendukung asuhan keperawatan.

Refrensi :

Wong, D.L. (2004). Pedoman klinis keperawatan pediatrik. (M.Ester,Terjemahan). Jakarta: EGC. (Buku asli terbit tahun 1996)

McMahon, George Francis III, "Comparison of a Numeric and a Descriptive Pain Scale in the Occupational Medicine Setting" (2019). Doctoral Projects. 98.

Richard H. Gracely, Donna M. Kwilosz,
The Descriptor Differential Scale: applying psychophysical principles to clinical pain assessment, Pain,
Volume 35, Issue 3,1988.

https://wongbakerfaces.org/

https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1877886015000774

https://www.researchgate.net/figure/Numerical-rating-Scale-NRS-14_fig2_322361419

https://www.prismsports.org/UserFiles/file/CASform.pdf 

https://pami.emergency.med.jax.ufl.edu/wordpress/files/2019/10/cries-scale.pdf

https://www.researchgate.net/figure/Final-version-of-the-Brazilian-Portuguese-McGill-Questionnaire_fig3_6542448

https://www.researchgate.net/figure/Brief-pain-inventory-adapted-with-permission_fig1_216104815

https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0304395999002390

Raylene M Rospond, 2008; terj. D. Lyrawati, 2009 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url