Abruptio placentae

Abruptio placentae

Satu kondisi kehamilan yang jarang terjadi namun serius. Abruptio placentae adalah terpisahnya plasenta dari rahim sebelum waktunya dan membutuhkan penangan medis segera.


Penyebab Penyebab abruptio plasenta tidak sepenuhnya diketahui. Mungkin disebabkan oleh trauma pada abdomen atau kehilangan cairan ketuban dengan cepat untuk melindungi janin.

Gejala: Gejalanya mencakup perdarahan vagina, sakit perut, sakit punggung, dan kontraksi rahim. 

Diagnosis: Diagnosis memerlukan pemeriksaan fisik dan tes. 


Symptoms/Gejala/Ciri

Umumnya terjadi pada trimester terakhir masa kehamilan. Gejala yang ditimbulkan berupa:

- KARAKTERISTIK

  • Perdarahan vagina
  • Nyeri perut

- UMUM

  • Tanda-tanda persalinan dini - nyeri perut, kontraksi rahim, nyeri punggung
  • Gawat janin

Causes/Penyebab

- UMUM

Penyebab abruptio placentae tidak diketahui, tetapi kemungkinan penyebabnya meliputi:

  • Trauma pada perut
  • Kehilangan cairan ketuban secara tiba-tiba yang mengelilingi janin
  • Tekanan darah tinggi
  • Penggunaan obat-obatan terlarang

Faktor risiko untuk terjadinya Abruptio Plasenta meliputi:

  • Abruptio plasenta pada kehamilan sebelumnya
  • Tekanan darah tinggi
  • Sering merokok
  • Konsumsi kokain selama kehamilan
  • Infeksi rahim semasa kehamilan
  • Kehamilan kembar atau kelahiran kembar lainnya
  • Kehamilan setelah usia 40 tahun


Diagnosis/Diagnosa

- UMUM

Diagnosis meliputi pemeriksaan fisik dan tes.

  • Pemeriksaan fisik : Untuk memeriksa kelembutan atau kekakuan rahim.
  • Tes darah : Untuk mendeteksi potensi penyebab perdarahan rahim.
  • Tes urine : Sebagai tes untuk mengetahui kadar kreatinin.
  • Ultrasonografi :Untuk mengobservasi plasenta dan perubahannya.


Treatments/Perawatan

Perawatan bervariasi berdasarkan tingkat pemisahan plasenta dan usia kehamilan. Beristirahat di tempat tidur atau persalinan segera melalui Prosedur atau bedah sesar direkomendasikan.

PEMBEDAHAN

  • Induksi persalinan

Jika sudah mendekati tanggal persalinan yang diperkirakan, dilakukan induksi kontraksi rahim untuk melahirkan bayi.

  • Pembedahan sesar

Persalinan bayi melalui pembedahan.


Complications/Komplikasi

Komplikasi yang mungkin dialami oleh bayi diantaranya adalah:

  • Kehilangan darah yang memerlukan transfusi darah
  • Gagal ginjal atau kegagalan organ lain dikarenakan kehilangan darah
  • Pertumbuhan yang terbatas-karena kurangnya nutrisi yang cukup
  • Suplai oksigen yang tidak adekuat
  • Kelahiran prematur
  • Bayi meninggal dunia (stillbirth)


Prevention/Pencegahan

Belum ada cara yang diketahui untuk mencegah abruptio plasenta, meskipun demikian, langkah-langkah berikut ini dapat menurunkan kemungkinan risiko :

  • Hindari merokok
  • Tidak mengkonsumsi obat-obatan terlarang seperti kokain
  • Memonitor dan kendalikan tekanan darah tinggi
  • Pergunakan sabuk pengaman di dalam kendaraan


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url